Kali ini saya mau membahas sebuah
majalah traveling, yaitu MyTrip. Pertemuan saya pertama kali dengan majalah ini
merupakan ketidak sengajaan. Waktu itu saya dan istri sedang menengok ibu
mertua yang baru saja dioperasi di sebuah RS di Bandung pada bulan Februari
2011. Saat saya sedang membeli air mineral di supermarket yang ada di sebelah
RS, saya melihat majalah ini dan membaca judulnya : “100+ Destinasi Perjalanan
Favorit di Asia dan Indonesia”
(MyTrip Edisi Pertama). Saya berpikir “Wah, boleh juga nih, siapa tahu ada
tempat wisata yang recommend buat keluarga, dan bukunya juga cukup terjangkau”,
soalnya saya dan istri hobi traveling. Saya pun membayar dan menyimpan buku ini
untuk dibaca di rumah nanti. Setelah kami kembali dari Bandung, saya pun mulai membuka majalah ini, dan ternyata isinya penuh dengan
foto2 berwarna yang bikin ngeces. Penjelasan yang ada juga cukup detail dan
jelas, dan saya ngga merasa rugi membeli majalah ini, karena nilainya lebih
dari harga majalah itu sendiri. Dibandingkan dengan majalah traveling lainnya,
MyTrip saya rasa bisa diterima oleh semua jenis traveller, entah itu
backpacker, flashpacker, ataupun sebutan lainnya. Di bawah ini saya buatkan
tabel perbandingan MyTrip dengan majalah travel lainnya :
Melakukan Perjalanan Wisata Bersama Keluarga Dengan Biaya Hemat, dan Membagi Pengalaman Tersebut Untuk Keluarga Lainnya. Learn it. Do it. Share it.
Selasa, 30 September 2014
Selasa, 03 Juni 2014
Review : Bintang Warisan Hotel Kuala Lumpur (Closed Now)
Nah, kalo kemarin saya review hotel yang kami tempatin di Johor Bahru, sekarang saya mau review hotel di kawasan Bukit Bintang, Kuala Lumpur yang menurut saya cukup recommended. Bisa baca juga review saya di TripAdvisor, klik di sini.
Hotel ini terletak di Jalan Bukit Bintang yang terkenal, lokasinya tidak jauh dari stasiun monorail Bukit Bintang. Tinggal berjalan kaki sekitar 5 menit sudah sampai di hotel ini karena posisinya berada di depan Jalan Bukit Bintang.
Lobby
Di area ini terdapat toko yang menjual parfum/winyak wangi, dan cafe untuk makan/breakfast terletak di sampingnya. Proses check-in sangat cepat, dan saya tidak diminta deposit sama sekali, waktu itu pesan via Agoda. Kamar yang tersedia adalah tipe Double, Twin, dan Triple. Terdapat lift untuk naik ke kamar dan di pintu lift terdapat peraturan tidak boleh membawa durian dan manggis ke dalam kamar. Kunci kamar pun berbentuk card.
| Lobby & Cafe/Restaurant |
Senin, 02 Juni 2014
Review : Hotel Hanya Satu Johor Bahru (Closed Now)
Lobby Area
Saya mau sedikit review salah satu tempat menginap yang strategis dan terjangkau di Johor Bahru. Namanya Hotel Hanya Satu. Lucu bukan namanya? he..he... Hotel ini terletak di Jalan Meldrum yang terkenal dengan wisata kulinernya. Dari luar memang tidak kelihatan seperti hotel, karena lobby hotel ini bersatu dengan warnet game online. Kami saat itu memilih hotel ini karena dekat dengan JB Sentral, dan harganya cukup murah menurut kami. Untuk menuju kamar disediakan lift kecil dengan kapasitas maksimal 8 orang, dan suaranya agak berdenyit, mungkin jarang diservice.
| Area Lobby dengan Warnet (Online Games) |
| Lobby Hotel |
Langganan:
Postingan (Atom)
